When two become one (ind. vers)
Kita tahu bahwa barat dan timur sangat berbeda sebagai dua bagian besar dari dunia. akan sulit bagi anda untuk beradaptasi bilamana sebelumnya anda tinggal dibagian yang berbeda, beberapa “cultural shocks” mungkin akan anda temukan ketika anda mengunjungi bagian yang lainnya. Tapi, sadar atau tidak, hal itu yang membuat kita ingin tahu lebih banyak;
p e r b e d a a n
Saya tingal di sebuah tempat di timur, katakanlah Indonesia. Saya rasa, keren, jika saya bisa mengunjungi negara-negara lain yang tentunya, sangat berbeda dengan negara saya. Bisa jadi pebedaannya adalah bahasanya, budayanya atau bahkan ideologinya.
Berbicara tentang budaya, ada banyak tempat yang menarik yang menjadi tempat wisata terkenal. Bali, Jogjakarta, Bandung, dan banyak lagi. Mungkin anda telah mengenal Pura, Tari Kecak, Candi, Gamelan, dan sebagainya. kita memiliki batik dengan motif yang beragam dan teknik pembuatannya dengan canting. kita juga juga memiliki situs arsitektur seperti Borobudur dan Prambanan yang menjadi warisan dunia.
Beberapa budaya atau (bahkan) ideologi dibawa ke Indonesia. hal ini berlangsung sejak jaman penjajahan oleh orang barat. di bidang arsitektur, kita menemukan beberapa gaya; Barok, Rococo, Gothik, New Gothic, dan sebagainya.
Dua hari yang lalu terdapat fashion show dengan tema “Wedding Open House unforgettable Moment” (radar malang, 28/7). motif flora di bagian bawah gaun, lengan yang menggelembung, dan dada yang berkerut adalah ciri-ciri gaya victoria.

Di sisi lain, ada beberapa orang barat tertarik memakai batik dan bermain gamelan. ekletik mungkin terjadi di banyak kesempatan

Tinggalkan Balasan